Tampilkan postingan dengan label Trik en Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trik en Tips. Tampilkan semua postingan
0 WinToFlash, Membuat Windows Bootable FlashDisk
Agustus 24, 2010
Label:
Komputer,
Merakit PC,
Trik en Tips
Kemudian Anda tentukan source tempat CD/DVD Windows yang akan dicopy dan Drive USB Flashdisk sebagai tujuan copy Windows.
Setelah itu proses copy akan berjalan dan anda hanya tinggal menunggu.
Versi Terakhir WinToFlash adalah 0.4.0011 beta. Jika anda berminat silahkan download di WinToFlash
1 Cara Membuat Flash Disk Menjadi Bootable dengan Unetbootin
Label:
Komputer,
Merakit PC,
Trik en Tips
Cara ini berguna bila optik cd/dvd drive laptop/komputer Anda tidak berfungsi dengan baik, Anda bisa menggunakan unetbootin sebagai alternatifnya. Dari namanya Unetbootin berarti Universal Netboot Installer. Cara ini digunakan untuk membuat Flash Disk atau Hard Disk menjadi bootable, jadi Anda bisa menggunakan flash disk sebagai pengganti CD. Cara ini biasa digunakan jika ingin menginstall OS atau Scan Virus dari boot.
Sebelum menggunakan Unetbootin, Anda harus mengecek motherboard Anda dulu apakah BIOS support boot dari external drive seperti flash disk atau tidak. Karena kalau ga support ya ga bisa.
Unetbootin bisa dijalankan di dalam OS Windows dan Linux, berikut alamat downloadnya :

Dari ketiga pilihan di atas terdapat 3 opsi, yaitu :

Setelah selesai, restart komputer Anda. Dan masuk ke BIOS dengan tekan F2, lalu di menu Boot pilihlah USB Drive sebagai Boot prioritas utama, save dan keluar.
Taraaaamm.. sekarang Flash Disk Anda sudah menjadi bootable.. ^^
Read more
Sebelum menggunakan Unetbootin, Anda harus mengecek motherboard Anda dulu apakah BIOS support boot dari external drive seperti flash disk atau tidak. Karena kalau ga support ya ga bisa.
Unetbootin bisa dijalankan di dalam OS Windows dan Linux, berikut alamat downloadnya :
- Untuk Windows : http://unetbootin.sourceforge.net/unetbootin-windows-latest.exe
- Untuk Linux : http://unetbootin.sourceforge.net/unetbootin-linux-latest
Dari ketiga pilihan di atas terdapat 3 opsi, yaitu :
- Opsi pertama (paling atas), yaitu digunakan jika Anda ingin download langsung dari internet dan langsung di proses. Pertama pilih distribusinya dulu, lalu pilih versinya. Saat ini distribusi yang bisa di download langsung adalah : Arch Linux, Backtrack, CentOS, Clone Zilla, Damn Small Linux, Debian, Dreamlinux, Dr. Web Antivirus, Elive, Fedora, FreeBSD, Frugalware, F-Secure Rescue CD, Gentoo, gNewSense, Gujin, Kaspersky Rescue Disk, Kubuntu, Linux Mint, Mandriva, MEPIS, NetBSD, NTPasswd, openSUSE, Ophcrack, Parted Magic, PCLinuxOS, Puppy Linux, Sabayon Linux, Slax, SliTaz, Smart Boot Manager, Super Grub Disk, Super Ubuntu, SystemRescueCD, Ubuntu, xPUD, Xubuntu, Zenwalk.
- Opsi Kedua, yang ini Anda harus mempunyai file .iso nya, jadi Anda bisa download manual dari internet, atau membuat file iso dengan nero di komputer lain, atau minta ke teman ^^ . Anda tinggal mentargetgat dimana file .iso itu berada.
- Opsi Ketiga (paling bawah), ini digunakan untuk para advance, kita bisa mengatur Kernel sendiri, Initrd sendiri, dan option lainnya.
Setelah selesai, restart komputer Anda. Dan masuk ke BIOS dengan tekan F2, lalu di menu Boot pilihlah USB Drive sebagai Boot prioritas utama, save dan keluar.
Taraaaamm.. sekarang Flash Disk Anda sudah menjadi bootable.. ^^
Catatan, penggunaan unetbooting yang di dalem flash disknya windows memang tidak bisa. Hanya bisa diisi Linux, Antivirus (tertentu), dan Program Pemartisi (tertentu).
Hanya saja.. untuk menginstall isi ke flashdisk bisa di Windows ataupun Linux.
0 Mengenal lebih dekat AUTORUN.INF
Agustus 22, 2010
Label:
Trik en Tips
| Mungkin sebagian besar kita sudah mengetahui apa itu Autorun.inf, tetapi saya yakin masih banyak juga yang belum tahu atau masih kurang tepat memahami tentang file autorun.inf ini. Hal ini terbukti masih sering kita dengan orang bertanya tentang virus Autorun.Inf, bagaimana cara menghapusnya dan lain-lainnya. |
Kali ini akan dibahas sedikit lebih dalam mengenai Autorun.inf, semoga yang sudah tahu semakin tahu dan yang belum tahu mulai sedikit paham tentang autorun.inf, baik struktur yang ada didalamnya, manfaat, bahaya dan cara mematikan autorun.inf.
Autorun atau autoplay merupakan fasilitas di sistem operasi yang berfungsi menjalankan file secara otomatis ketika media seperti CD-ROM, DVD-ROM, Flash disk dan lainnya di masukkan/pasang di komputer. Sehingga ketika berbagai media tersebut dimasukkan, tanpa kita menjalankan apapun, ada program yang akan otomatis berjalan sendiri. Fitur ini biasa dimanfaatkan dalam CD Driver yang disertakan ketika membeli motherboard / VGA. Tetapi saat ini tidak dipungkiri malah dimanfaatkan sebagai media penyebar virus, terutama melalui flashdisk. Apalagi dengan penggunaan flashdisk yang sudah seperti jamur di musim hujan..
Sedangkan file Autorun.inf sendiri merupakan file yang berisi instruksi tertentu, tentang apa yang otomatis dijalankan ketika media seperti flashdisk/CD dimasukkan ke komputer. Instruksi ini dapat berupa perintah untuk menjalankan file exe.
STRUKTUR AUTORUN.INFAutorun.inf hanya berupa text file biasa dan bisa dibuka dengan text editor seperti notepad. Ada baris-baris kode yang umum dijumpai didalamnya. Sebenarnya ada beberapa bagian (Key) yang bisa ditulis di autorun, yaitu [Autorun], [Content], [ExclusiveContentPaths], [IgnoreContentPaths], dan [DeviceInstall]. Disini hanya akan dibahas beberapa struktur [Autorun] saja, karena memang ini yang sering kita lihat ( selengkapnya bisa di baca disini )
OpenPerintah ini akan otomatis menjalankan file exe yang ada. Misalnya sebagai berikut
Open=setup.exe ( akan menjalankan file setup.exe yang berada satu direktory dengan autorun /root direktory)
Open=setup.exe ( akan menjalankan file setup.exe yang berada satu direktory dengan autorun /root direktory)
Open=virus\inivirus.exe (akan menjalankan file inivius.exe yang ada di folder virus)action
Untuk menampilkan nama/pesan ketika muncul Autoplay dialog.
shellexecute
Hampir sama dengan perintah Open, tetapi bisa juga untuk selain file exe, termasuk link website dan bisa ditambah dengan parameter sesudah nama file. Contoh :
shellexecute=http://ebsoft.web.id
action=Kunjungi ebsoft.web.id
icon
Untuk memberi icon di media yang dipakai (yang berisi autorun.inf). Bisa menggunakan file .ico, .exe .dll maupun .bmp. Contohnya :
icon=MyProg.exe,1
icon=myicon.ico
label
untuk memberi label (nama) pada media yang digunakan (nama drive CD-ROM atau flashdisk yang berisi autorun.inf tersebut.
label=Flashdisk Hebatshell
Untuk menampilkan menu ketika klik kanan drive yang bersangkutan. Misalnya contoh berikut :
shell\menu baru=buka file contoh
shell\menu-baru\command=notepad "file-contoh.txt"
shell=menu barudengan kode diatas, maka ketika kita klik kanan drive-nya akan muncul menu “buka file contoh”. jika baris pertama dihilangkan maka menunya “menu baru”. dan ketika menu tersebut di klik akan dijalankan notepad dengan membuka file “file-contoh.txt”. Jadi ketika baris kode tersebut saling berhubungan. Jika baris 1 da 3 sama-sama digunakan maka baris 3 akan diabaikan.
Selanjutnya ketika fasilitas Autorun di hilangkan / di non aktifkan, maka program di open dan shellexecute tidak akan berjalan secara otomatis. Tetapi label, icon dan menu klik kanan tetap akan tampil. Agar lebih aman, maka kita bisa me-nonaktifkan fasilitas Autorun ini. bagaimana caranya ? Berikut penjelasannya :
Berbagai cara Me-nonaktifkan fasilitas Autorun di Windows- Menekan dan menahan tombol Shift ketika kita memasang/memasukkan Flashdisk/CD-ROM ( tidak berjalan di windows Vista).
- Me-nonaktifkan melalui Registry
- Memanfaatkan fasilitas gpedit.msc
- Buka Registry Editor, Start Menu > Run, ketikkan Regedit
- Buka Key berikut :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer - Jika ada Key NoDriveTypeAutoRun, maka double klik dan isi nilainya dengan salah satu nilai berikut :
Decimal Hexadecimal Efek yang dihasilkan 181 b5 Autorun tidak berjalan sama ekali untuk semua media 149 95 Autorun hanya aktif untuk CD-ROM / DVD-ROM 177 b1 Autorun hanya aktif untuk flash drive (flashdisk dan sejenisnya) 145 91 Autorun aktif untuk semua media - Jika Key NoDriveTypeAutoRun tidak ada maka buak dengan cara klik kanan, pilih New > Binary Value. Kemudian beri nama NoDriveTypeAutoRun, dan isi nilainya ( double klik) dengan nilai diatas.
- Langkah diatas hanya berefek di User yang bersangkutan. Agar berefek di semua pengguna komputer, lakukan hal yang sama untuk Key :
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\
Jika masih menggunakan Win 9x/ME maka caranya sedikit berbeda. Selengkapnya bisa dibaca artikel disini. Lebih jauh tentang caranya bisa dibaca juga artikel berikut : Mencegah virus menular melalui Flashdisk
Memanfaatkan fasilitas gpedit.mscIni bisa dilakukan untuk pengguna Windows 2000, Server 2003 dan Windows XP Professional, langkah-langkahnya sebagai berikut :
- Dari Start Menu > Run, ketikkan gpedit.msc lalu klik OK.
- Pilih Computer Configuration > Administrative Template dan klik System
- Di panel Settings, klik kanan Turn off Autoplay dan klik Properties ( di windows 2000, namanya Disable Autoplay)
- Klik Enabled kemudian pilih All drives di box Turn off Autoplay untuk mematikan fasilitas autorun di semua drive.
- Klik OK, dan tutup window dialog tersebut.
- Restart Komputer.
- Dari Start Menu ketikkan Gpedit.msc di box Start Search lalu tekan enter ( mungkin akan di tampilkan perintah untuk memasukkan password administrator)
- Di bagian Computer Configuration pilih Administrative Templates lalu pilih lagi Windows Components klik Autoplay Policies
- Di panel Details, double klik Turn off Autoplay
- Klik Enabled dan pilih All drives di box Turn off Autoplay untuk me-nonaktifkan Autorun di semua drive.
- Restart Komputer.
Jika cara diatas tidak berhasil menon aktfkan autorun, maka kemungkinan perlu download update sesuai dengan versi windows yang digunakan. Detailnya sebagai berikut :
Sumber : http://ebsoft.web.id0 AUTORUN PADA CD ATAU FLASHDISK
Agustus 21, 2010
Label:
AntiVirus,
Trik en Tips
Autorun pada flashdisk maupun CD berfungsi menjalankan file yang berada dalam flashdisk ataupun CD itu secara otomatis. Cara ini sering digunakan oleh virus sebagai penyebarannya. Karena setiap kali flash yang berisi autorun virus dibuka, virus itu akan menyebar secara cepat. Selain itu, autorun juga dapat difungsikan untuk mengganti logo ataupun background CD.
Adapun bentuk dasar dari Autorun yaitu :
- Buka Notepad.
- Buat Kode seperti berikut ini
[Autorun]
Open=namafile.exe
Icon=namafileikon.ico
Pada kode tersebut terlihat “Open=namafile.exe”. Ini berfungsi untuk menjalankan aplikasi namafile.exe untuk dijalankan secara otomatis pada flashdisk ketika flashdisk dibuka.
Pada kode diatas juga terlihat “Icon=namafileikon.ico” Ini berfungsi untuk mengubah icon dari cd tersebut dengan icon “namafile.ico”
- Simpan file tersebut dengan nama Autorun.inf (jangan isi *.txt). Copikan ke CD yang akan diisikan Autorun.inf. Note: Seluruh file icon dan aplikasi yang otomatis dijalankan harus berada dalam satu root ataupun folder dibawahnya. Tidak boleh berada di root lain, selain di CD ataupun flashdisk tersebut.
Membuat Menu Autorun.
Misalkan kita ingin memberikan pilihan kepada User yang memasukkan CD kita —apakah mau membaca readme, menjalankan aplikasi, atau browse isi CD— maka kita perlu membuat sebuah menu autorun yang berisi pilihan-pilihan tersebut. Kita dapat membuatnya dengan beberapa cara yaitu menggunakan software khusus pembuat autorun, misalnya autoplay menu builder, demoshield, dsb. ini adalah cara paling mudah. Atau bisa juga kita buat aplikasi sendiri dengan membuat program console maupun dengan tampilan visual.
Karena Saya terbiasa menggunakan Flash maka Saya lebih senang membuat aplikasi menu autorun dengan menggunakan Flash (selain juga karena mudah membuatnya dan mengkastemaiznya).fles.jpg
ActionScript penting yang digunakan kali ini adalah fscommand (“exec”,”namafile.bat”) untuk menjalankan file .bat yang telah kita isikan script yg sebelumnya dan getURL(““) untuk meng-explore isi CD kita. Penjelasannya adalah sebagai berikut:
fscommand(command:String, parameters:String) : Void
untuk menjalankan aplikasi kita bisa memakai command ‘exec’ yang mempunyai parameter berupa path dari aplikasi dan mempunyai kegunaan untuk mengeksekusi sebuah aplikasi.
Perintah exec hanya akan bekerja dari file Flash projector (tidak bisa dari SWF). Perintah exec juga hanya akan mengeksekusi file yang berada di subdirektori yang bernama fscommand (ntah kenapa nama foldernya harus fscommand, tapi biarlah terserah developer yg buatnya…) jadi kesimpulannya, file-file .bat akan kita simpan di folder fscommand ini yang nantinya akan dipanggil oleh sang Flash projector.
contoh: di sebuah tombol kita berikan script
tombol.onRelease=function(){fscommand(”exec”,”buka.bat”)}
maka dia akan mengeksekusi aplikasi buka.bat yang ada di folder fscommand yang setara dengan path dari file flash tersebut.
action getURL biasanya dipakai untuk me-load sebuah dokumen dari suatu URL spesifik ke sebuah window atau melewatkan variabel ke aplikasi lain ke URL lain. misalnya kita buat sebuah tombol dengan script
tombol.onRelease=function(){getURL(”http://wiswakarma.site88.net”, “_blank”)}
yang akan membuka browser dan menuju ke halaman yang dituju, atau getURL(”mailto:blablabla@balabala.com”)untuk mengirimkan ke email. Nah, untuk meng-explore path CD kita ternyata bisa dengan mengosongkan URL dalam action getURL(“”) maka dia akan meng-explore path Flash tersebut berada –yang ada di path utama CD kita.
Autorun Untuk Flashdisk
Buatlah file dengan nama desktop.ini (perhatikan caranya sama seperti membuat autorun.inf, yaitu dengan menggunakan notepad). File ini berguna untuk mengubah background flashdisk, warna text, dan memberikan label infotip untuk flashdisk kita. Adapun isinya adalah sebagai berikut:
[.ShellClassInfo]
InfoTip= Wiswakarma :: jika anda sedang meminjam, jagalah Flashdisk ini baik-baik
[ExtShellFolderViews]
[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
IconArea_Image= gambarbackground.jpg
IconArea_Text= 0xcc00aa
- Ganti kalimat infotip untuk mengganti label flashdisk.
- Ganti iconarea_image dengan gambar yang ingin dijadikan background, misal gambarnya bernama gambarsaya.jpg yang ada di dalam folder bernama foldergambar maka IconArea_Image=foldergambargambarsaya.jpg
- Ganti nilai iconarea_text dengan warna pilihan (pada contoh disini 0xc00aa merupakan nilai hexa dari warna ungu, coba ubah nilai hexa-nya jadi 0xffffff atau 0×000000, warna apa yang terjadi?)
Kemudian, buat juga file autorun.inf jika kita ingin mengubah icon flashdisk kita dan menjalankan program autoplay yang telah kita buat sendiri. Isi autorun.inf adalah sebagai berikut (dengan asumsi di flashdisk kita sudah tersedia file yg namanya ReadMe.exe dan wiswaikon.ico):
[Autorun]
Open = ReadMe.exe
Icon = wiswaikon.ico
Action=Wiswakarma - Baca dulu peringatan ini!!!
shellexecute = ReadMe.exe
shellopencommand = ReadMe.exe
shellautocommand = ReadMe.exe
Teknik autorun ini banyak dipakai oleh virus-virus yang menyebar lewat flashdisk. Lihat gambar di bawah ini, background flashdisk kita sudah berubah menjadi gambar (warnanya saya biarkan default). dan yang menarik, tulisan Action pada autorun.inf akan ditampilkan pada saat autoplay…
0 Cara Menampilkan File Yang Hilang / Hidden oleh Virus
Label:
Trik en Tip,
Trik en Tips
Akhir2 ini sering kali baik flashdisk, ataupun memori handphone Anda yang pokoknya kalo sudah dipindah2 dari satu komputer ke komputer lain sudah pasti kena virus.. entah itu virus trojan, worm, parity, folder.htt, autorun, dll.
Kadang2 setelah virus dibersihkan belum tentu file atau folder yang ada didalamnya bisa muncul alias tetap disembunyikan (hidden). Yang hebatnya lagi bukan sekedar hidden saja, karena tidak bisa langsung dimunculkan dengan click kanan pilih properties gitu soalnya sudah didisable. Sebenarnya file tersebut selain di hidden juga diberi attribut system jadi tidak bisa sembarang ganti dari windows langsung.
Ini ada trik supaya bisa memunculkan kembali file yang sudah dihidden, cukup dengan membuka Command Prompt dari Start – All Program – Accessories – Command Prompt atau dari Start – Run, ketikkan ‘cmd’ lalu Enter. Setelah masuk ke command prompt pindah ke drive dimana flashdisk atau memori card Anda berada dengan cara mengetikkan: (nama drive disertai tanda titik dua, mis seperti pada contoh gambar berikut nama drive ada di H jadi ketikkan ‘H:’).
Setelah itu baru ketikkan perintah berikut : attrib -s -h *.* /s /d (lalu enter). Nunggu sebentar sampai muncul kembali ke tanda prompt drive Anda.
Selesai sudah … file Anda akan kembali seperti semula.
Satu lagi yang perlu diperhatikan.. jika pada bagian root drive ada file seperti autoran.inf, folder.htt atau thumb.db harap dihapus saja… Karena file tersebut kemungkinan adalah file virus juga.
Selamat mencoba!!!!!
Kadang2 setelah virus dibersihkan belum tentu file atau folder yang ada didalamnya bisa muncul alias tetap disembunyikan (hidden). Yang hebatnya lagi bukan sekedar hidden saja, karena tidak bisa langsung dimunculkan dengan click kanan pilih properties gitu soalnya sudah didisable. Sebenarnya file tersebut selain di hidden juga diberi attribut system jadi tidak bisa sembarang ganti dari windows langsung.
Ini ada trik supaya bisa memunculkan kembali file yang sudah dihidden, cukup dengan membuka Command Prompt dari Start – All Program – Accessories – Command Prompt atau dari Start – Run, ketikkan ‘cmd’ lalu Enter. Setelah masuk ke command prompt pindah ke drive dimana flashdisk atau memori card Anda berada dengan cara mengetikkan
Setelah itu baru ketikkan perintah berikut : attrib -s -h *.* /s /d (lalu enter). Nunggu sebentar sampai muncul kembali ke tanda prompt drive Anda.
Selesai sudah … file Anda akan kembali seperti semula.
Satu lagi yang perlu diperhatikan.. jika pada bagian root drive ada file seperti autoran.inf, folder.htt atau thumb.db harap dihapus saja… Karena file tersebut kemungkinan adalah file virus juga.
Selamat mencoba!!!!!





